Nabi muhammad memang terlahir sebagai anak yang kurang mendapat kasih sayang dari kedua orang tua semenjak di lahirkan.dengan di tinggal seorang ayah di waktu umur 2 bulan itu tidak membuat rasulullah saw untuk menjadi seorang yang mampu berdiri sendiri tanpa mendapat bimbingan dari seorang ayah.justru dari seorang kakek lah rasulullah saw banyak mendapat pelajaran dan pendidikan.
di lingkungan hidup rasulullah saw tidak lah di bilang baik,di segi pelajaran tidak ada yang bisa di dapat,tetapi rasulullah saw mampu untuk tidak terpengaruh dengan yang namanya zinnah,mabuk - mabukkan dan berjudi justru beliau lah yang mampu merubah kebiasaan masyarakat di jaman jahiliah.di segi pergaulan rasulullah saw memang terkenal santun,penyayang dan memiliki karakter seorang yang susah di cari di jaman sekarang.di kenal dari cara beliau berdagang,beliau lebih mengutamakan kejujuran dan kebersamaan didalam berbisnis.terbalik dengan manusia di jaman sekarang yang justru memanfaatkan kejujuran sebagai topeng untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.
Dalam menyiarkan agama rasulullah saw,sedikit pun tidak pernah merasa putus asa dan menyerah walaupun,cobaan yang di hadapi rasulullah saw begitu berat.itu bisa menjadi pelajaran buat kita untuk tidak mudah menyerah untuk mendapatkan apa yang kita inginkan selagi itu bernilai positif.berkat usaha beliau,beliau mampu menjadikan dirinya sebagai contoh dan panutan umat islam di dunia.di dalam hidup rasulullah saw tidak pernah mengenal istilah berkorban,bersakitan dan lain-lainnya,semua itu di lakukan atas nama ikhlas kepada allah swt.
Rasulullah saw memiliki jiwa kepemimpinan yang betul bertanggung jawab sehingga para sahabat rasulullah saw memang merasa aman dan nyaman dalam keadaan seperti apapun.di dalam berperang,dalam kondisi apapun rasulullah selalu berada di posisi terdepan dengan niat tidak lepas dari untuk melindungi sahabat dan umatnya.berbeda dengan para pemimpin di jaman sekarang yang lebih senang untuk tutup mata di saat bawahan terjerat masalah dan lebih senang untuk mengabaikannya.
Di dalam urusan jodoh,rasulullah saw tidak pernah memilih wanita dan memandang usia bahkan rasulullah saw mau menerima lamaran dari seorang janda dengan niat untuk membahagiakan dan meningkatkan derajat kaum hawa.semua itu bisa terjadi karena kepribadian dan akhlak beliau yang memang terpandang baik di masyarakat.
Komentar
Posting Komentar